Materi Ajar Virus Dan Peranannya - Kurikulum Nasional Untuk SMA Kelas X Fase E
VIRUS DAN PERANANANNYA
Pertemuan I (Model Pembelajaran Problem Based Learning/PBL)
Materi ajar !
A.
PENGERTIAN VIRUS
Semenjak
pandemi COVID-19 pada akhir tahun 2019, kata virus hampir setiap hari muncul
dalam berita atau infografis yang ada di media masa. Akibat virus ini pula
Kalian melakukan physical distancing, lebih sering tinggal di rumah, belajar
secara daring dari rumah (BDR), dan jika terpaksa keluar rumah harus
menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau
alternatifnya dengan pembersihan tangan (hand sanitizer). Virus ini tidak kasat
mata tetapi sangat berbahaya. Seperti apakah virus itu? Apakah virus tergolong
makhluk hidup? Bagaimana bentuknya?
Nama lain dari virus adalah racun (virion). Virus memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan makhluk hidup lain. Dalam sistem klasifikasi makhluk hidup, virus dikelompokkan sendiri. Ilmu yang mempelajari tentang virus disebut virologi. Virus adalah suatu partikel kecil (ultramikroskopis) yang hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop cahaya.
B. CIRI-CIRI
VIRUS
Ciri-ciri
virus yang dapat membedakanya dengan makhluk hidup antara lain;
- Virus bersifat
aseluler (artinya tidak memiliki atau bukan merupakan sel)
- Virus tidak memiliki
sitoplasma dan organel sel
- Virus hanya memiliki
satu jenis asam nukleat, DNA saja atau RNA saja
- Virus membutuhkan
sel inang karna virus hanya dapat hidup dan memperbannyak dirinya di dalam
sel-sel hidup sehingga dinamakan parasit intraseluler obligat
- Virus tidak memiliki
enzim untuk melakukan metabolisme untuk kehidupannya
- Virus hanya dapat
mereproduksi materi genetiknya, sedangkan selubung protein dan struktur
lainnya diperoleh dari sel inang.
- Virus dapat dikristalkan (sebagai benda tak hidup) dan dapat dicairkan kembali.
C. STRUKTUR TUBUH VIRUS
Virus
adalah suatu partikel yang sangat kecil (ultramikroskopis). Dengan ditemukannya
mikroskop elektron pada akhir dasawarsa 1930-an, penelitian mengenai struktur
virus menjadi lebih mudah.
Struktur
tubuh virus sangat sederhana. Sebagian besar virus lebih berukuran kecil dari
pada bakteri, yaitu berkisar antara 30-450 nanometer (nm). Sebuah partikel
viirus (Virion) terdiri atas bahan genetik, selubung protein, dan sampul.
1.
Bahan Genetik
Bahan
genetik virus tersusun atas satu jenis asam nukleat. Beberapa jenis virus
menggunakan asam deoksiribonukleat (DNA) sebagai bahan genetiknya, tetapi
sebagian besar virus menggunakan asam ribonukleat (RNA). Virus yang berbahan
genetik DNA disebut virus DNA, sedangkan virus yang berbahan genetik RNA
disebut virus RNA.
2.
Selubung protein (Kapsid)
Selubung
protein (kapsid) adalah selubung yang membungkus asam nukleat (DNA dan RNA)
sehingga disebut nukleokapsid. Kapsid tersusun atas subunit-subunit
protein yang disebut kapsomer.
Kapsid
memiliki tiga fungsi yaitu:
1.
Membungkus dan melindungi asam nukleat agar tidak tercerna oleh enzim,
2.
Memberikan tempat perlekatan yang memungkinkan virion dapat melekat pada sel
inang,
3.
Memberi bentuk pada virion.
3.
Sampul
Sampul
adalah membran lipoprotein (lipid dan protein) yang mengelilingi kapsid. Sampul
ditemukan hanya pada beberapa virus, contohnya virus influenza ,virus tipe ini
di sebut virus ‘bersampul’.
D.
PERBEDAAN VIRUS DNA DAN RNA
· Virus
DNA
Menggunakan
DNA sebagai materi genetik.
Replikasi
biasanya terjadi di inti sel inang.
Contoh:
Human Papillomavirus (HPV), Virus Hepatitis B.
· Virus
RNA
Menggunakan
RNA sebagai materi genetik.
Replikasi
biasanya terjadi di sitoplasma.
Contoh:
Virus Influenza, Virus Corona (SARS-CoV-2).
E.
PERBEDAAN VIRUS DAN MAKHLUK HIDUP
Daftar
Pustaka:
Anna
Permanasari, dkk., 2021, Buku Guru dan Buku Siswa: Ilmu Pengetahuan Alam untuk
SMA Kelas X, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Jakarta.
Kemdikbud.
2020. Profil Pelajar Pancasila. Jakarta:Kemdikbud.
Penyusun:
Hubertus Thomas Fallo, S. Pd




Post a Comment for "Materi Ajar Virus Dan Peranannya - Kurikulum Nasional Untuk SMA Kelas X Fase E"