Penyusunan Perangkat Pembelajaran Bagi Guru Tahun 2026 Kurikulum Merdeka

1. Pengantar

Perangkat pembelajaran adalah sekumpulan bahan, alat, media, petunjuk, dan pedoman yang disusun secara sistematis oleh pendidik untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar mengajar. Perangkat ini berfungsi sebagai pedoman guru di dalam maupun luar kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efisien. 

Perangkat pembelajaran saat ini adalah dengan menggunakan pendekatan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach).

Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach) menekankan pada keterlibatan aktif siswa dalam memahami konsep secara menyeluruh, bukan sekadar menghafal. Oleh karena itu, perangkat pembelajaran yang disusun harus mampu memfasilitasi proses berpikir kritis, reflektif, dan aplikatif.

2. Langkah-Langkah Penyusunan

• Analisis kebutuhan belajar 

Guru perlu mengidentifikasi kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, serta karakteristik peserta didik. Hal ini menjadi fondasi agar perangkat sesuai dengan konteks kelas.

• Perumusan tujuan pembelajaran 

Tujuan harus berorientasi pada pemahaman mendalam, misalnya “siswa mampu menganalisis dan menghubungkan konsep X dengan fenomena nyata,” bukan sekadar “menyebutkan definisi.”

• Pemilihan strategi pembelajaran 

Gunakan metode berbasis masalah, proyek, atau diskusi reflektif. Strategi ini mendorong siswa untuk mengeksplorasi, bertanya, dan menemukan jawaban sendiri.

• Desain aktivitas belajar 

Aktivitas harus menantang dan relevan, seperti studi kasus, simulasi, atau eksperimen. Kegiatan ini membantu siswa mengaitkan teori dengan praktik.

• Pengembangan instrumen penilaian 

Penilaian tidak hanya berupa tes pilihan ganda, tetapi juga portofolio, presentasi, atau refleksi tertulis. Fokusnya pada proses berpikir dan kemampuan mengaplikasikan pengetahuan.

3. Prinsip Utama

• Keterhubungan konsep: materi disusun agar siswa melihat hubungan antar topik.

• Kemandirian belajar: perangkat memberi ruang bagi eksplorasi mandiri.

• Refleksi: setiap sesi menyediakan waktu untuk evaluasi diri.

• Kontekstualisasi: pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata.

Jadi dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis pendekatan mendalam bukan hanya kumpulan rencana mengajar, melainkan rancangan sistematis yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual. Dengan perangkat yang tepat, siswa tidak sekadar menguasai materi, tetapi juga mampu menggunakannya dalam berbagai situasi nyata.

Referensi Yang Harus Dibaca Dalam Kegiatan Pembekalan Mahasiswa PPL FKIP Universitas Timor.

1. Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam (Wajib Dibaca Tuntas)

2. Paparan Pembelajaran Mendalam (Wajib Dibaca Tuntas)

a. Video 1


b. Video 2


3. Materi PPT "Penyusunan Perangkat Pembelajaran" Untuk Pembekalan Bagi Mahasiswa PPL FKIP UNIMOR

4. Contoh Capaian Pembelajaran IPA (Wajib Dianalisa)

5. Contoh Modul Ajar Pembelajaran Mendalam (Wajib Untuk Membandingkan Dengan Modul Ajar Yang Sudah Anda Buat Atau Pernah Anda Buat)

6. Contoh Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Mendalam (Dibaca Dan Wajib Bandingkan Dengan LKPD Yang Pernah Anda Buat)

7. Materi Tentang Media Pembelajaran (Wajib Dibaca)

Setelah Dibaca Semuanya Mari Kita Analisis Dan Diskusikan Berdasarkan Pengalaman dan Referensi Masing-Masing !

Penyusun: Thom Fallo


Post a Comment for "Penyusunan Perangkat Pembelajaran Bagi Guru Tahun 2026 Kurikulum Merdeka"